Pelayanan Ugd Yang Buruk

  • 07 April 2019
  • Dede

Media ini dibuat untuk menampung segala saran dan kritik Anda, manfaatkan kesempatan ini untuk kemajuan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli.

Oleh:

Dede

Isi Pengaduan:

Minggu ,7/4/19 Tadi siang saya dan Ibu saya hendak pergi ke RSU Bangli tepatnya ke UGD untuk berobat. Sampai di UGD kami sama sekali tidak disapa oleh satupun staff baik perawat maupun dokter yg ada disana, kami merasa kebingungan dan anehnya kami yg bertanya duluan. Ada perawat yg nampak bingung dalam menangani saya, saya disuruh cek tensi, tapi tidak diantarkan ke tempat tidur yg ada di UGD. Akhirnya saya sendiri yg memilih tempt tidurnya. Setelah tensi saya di cek, ada dokter yg menanyakan keadaan dan mau mengecek kondisi saya. Saya sdh menjelaskan keluhan saya yaitu sakit radang tenggorokan dan asma. Anehnya dokter yg berhijab ini nampaknya ragu"dan lambat dalam mengambil keputusan dan akhirnya ia memanggil dokter yg lebih senior. Untungnya dokter ini lebih professional dari yg sebelumnya. Setelah dokter yg senior memeriksa saya, saya lgsg disuruh mendaftar di loket 1 dan mengambil resep obat. Setelah itu saya ke apotek untuk mengambil obat, saya dapat 3 jenis obat. Dan, saya dan Ibu saya pulang ke rumah. Sesampai di rmh saya iseng untuk mencari kegunaan dari masing" obat tersebut di internet. 2 dari obat tersebut fungsinya cocok dgn penyakit yg saya alami, dan yg tidak masuk akal adalah 1 obat fungsinya untuk menyembuhkan asam lambung/maag dimana itu tdk ada hubungannya dgn penyakit saya. Jadi itulah pengalaman BURUK saya berobat di UGD RS Bangli, semoga saran saya bisa mengarahkan pelayanan RS Bangli ke arah yg lebih baik. Terimakasih.
  • 07 April 2019
  • Dede